2 Crosser Nasional Panaskan Putaran 1 Kejurprov Grasstrack Kalimantan Barat
Pengprov IMI Kalbar dan panitia gelar kejurprov GTX (foto: deden).
.

2 Crosser Nasional Panaskan Putaran 1 Kejurprov Grasstrack Kalimantan Barat

motorinanews (Putussibau) - Crosser nasional asal Salatiga, Jawa Tengah dan Mamo SS dari Yogyakarta memanaskan kompetisi Kejuaraan Provinsi Grasstrack Putaran Pertama di Kalimantan Barat. Dengan mendatangkan crosser tamu, Sirkuit Pulau Kambing di Putussibau, Kab. Kapuas Hulu terasa semakin kompetitif.

Akbar Taufan tampil atas nama BIS Sentosa Putussibau. Ini tim tuan rumah yang juga mendatangkan Rio Dewara, Pembalap Motor Terbaik Kalbar 2017 asal Pontianak yang gatal turun balap `garuk tanah`. Tantangan datang dari Teten Wijaya yang sering merajai ajang grasstrack di Kalbar dan menjadi Juara 2017 Kategori Senior.

Di kategori senior, tracker tuan rumah muncul. Sebut saja M Gugun yang tampil membela Tekat Polsek Putussibau. Lalu Prassetio dan Zulkarnaen. M Ali Maruf asal Ketapang yang turun atas nama BJM Putussibau ikut meramaikan kompetisi.

Sedangkan Mamo SS dari Yogyakarta diplot memanaskan kategori Junior. Mamo tampil membela Hidayah Racing Team. "Kedua crosser tamu tentunya menjadi magnet bagi ribuan penonton yang hadir. Ini juga penting buat merangsang peserta," ungkap Yuliansyah, Ketua Pengprov IMI Kalbar yang jauh-jauh datang ke sirkuit.

Event garapan Uncak Kapuas Racing Team ini dikomandoi Kamaruzaman, Koordinator Wilayah IMI Kapuas Hulu. "Kami didukung penuh Dandim 1206/Putussibau, Letkol Inf M Ibnu Subroto dan Bupati Kapuas Hulu, AM Nasir," sebut Kamaruzaman yang bertindak selaku Ketua Organizing Committee.

"Tahun ini akan ada 6 putaran Kejurprov. Yang terbaik akan kita berikan IMI Award di akhir tahun 2018 nanti," pesan Yuliansyah kepada ratusan starter yang tampil pada Sabtu dan Minggu (10-11/02/2018).

Salah satu kelas yang menarik perhatian adalah Minimoto usia 9-12 tahun. Kelas ini diikuti 9 starter dari Putussibau, Pontianak dan Sintang. "Kami juga buka kelas Minimoto usia di bawah 12 tahun. Cuma kelas ini perlu sosialisasi lebih agar ramai pesertanya," pungkas Kamaruzzaman. Siplah! (BangVe)

# TAGS : grasstrack kejurprov salatiga yogyakarta