Sirkuit Karakter High Speed di Kejurnas Grasstrack Sumbar
Sirkuit X-Dareh berkarakter high speed (eNDe).
.

Sirkuit Karakter High Speed di Kejurnas Grasstrack Sumbar

motorinanews (Sungai Dareh) - Sumatera Barat selalu ambil opsi setiap tahun sebagai tuan rumah Kejurnas Grasstrack di Region 1A Sumatera. Putaran 5 tahun 2018 kembali digelar di Sirkuit X-Dareh MX Park di Sungai Dareh, Kabupaten Dharmasraya. Ternyata karakter trek telah berubah.

Ada banyak perubahan dilakukan X-Dareh MX Team sebagai penyelenggara maupun owner sirkuit. Sirkuit permanen milik H. Zulfikar  sepanjang 1200 meter yang berada di lahan perkebunan sawit itu pun berubah karakter menjadi high speed.

Pemicunya, hujan tak kunjung turun. Akibatnya, lintasan jadi kering, keras dan berdebu. Setting motor pun distel buat adu cepat. Pembalap yang berani gaspol, bisa leading hingga finish. "Justru pembalap lebih suka begini," jawab Teddy Deska, Ketua Penyelenggara.

Seperti Kategori Pemula. Tracker M Andiki dari Pelalawan Riau yang tampil membela ABK 286 Silaban Air SKS leading di dua kelas berbeda. Trofi kelas Bebek Standart 4 Tak 110cc dan Bebek Standart 4 Tak 125cc Pemula tak lepas dari tangan Andiki, tracker bernomor start #157. Sementara itu, Nicko Rdt, Noval Alrenza, Morry Akura dan Vigit DS terpaksa mengakui keunggulan Andiki.

Hasil serupa terjadi di kategori Junior. Tracker M. Zusri asal Medan menggondol dua trofi podium pertama. Kelas Bebek Modifikasi 4 Tak 110cc dan Bebek Modifikasi 4 Tak 125cc Junior menjadi miliknya. "Zusri biasa main speed," sebut Wahyu dari Jaharun Circuit AKRT MX Team.

Pembalap Junior lainnya, seperti Abelleo Sajoda dari Belilas Riau, Indra Aldo (Jambi) dan Revaldy (Sumut) harus mengakui keunggulannya. Termasuk Nicko JP dan Andre BJW, dua tracker tuan rumah dari Dharmasraya harus puas finish di belakangnya.

Sama juga dengan kategori Senior. Rahnanda Putra asal Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara tak terkejar hingga finish. Pembalap yang berada di bawah bendera X-Dareh Fajar Dolpa Deltalube GP7 Racing menyabet dua trofi kelas Bebek Modifikasi 4 Tak 110cc dan 125cc Senior.

Sementara itu, Dian Putra (Dharmasraya), Reno Yoanda (Teluk Kuantan), Andre S (Padang), Wisnu CR (Riau), Wibowo Raceline yang datang dari Jawa Tengah, Angga PAJ (Lubuk Linggau), Asep PKM (Durian Simpai) dan Joko Pramono (Pekanbaru) berada di urutan kedua hingga kelima di dua kelas itu.

Hasil berbeda terjadi di kelas Sport & Trail Senior. Joko Pramono unggul di moto pertama dan ketinggalan di moto kedua. Beruntung jumlah poinnya 40, bisa teratas. Wisnu CR, Asep PKM, Yogi Sugama (Payakumbuh) dan Angga PAJ meraih trofi kedua sampai kelima.

Penonton terhibur berkat penyelenggara mengundang crosser nasional Yosua Pattippi. Pembalap asal Papua yang turun pakai nama X-Dareh MX Team jauh meninggalkan kompetitor lainnya di kelas Special Engine 250cc Open. Moto 1 dan Moto 2 dikuasai penuh.

Secara umum event berlangsung sukses dengan zero accident. "Tahun 2019 kita akan bikin MX Series sebanyak 4 putaran," pungkas Teddy Deska, putra H. Zulfikar owner sirkuit. Siplah! (Bangve)

# TAGS : grasstrack mx park sungai dareh karakter high speed grasstrack sumbar